Monday, August 29, 2016

5 Alasan Kenapa kamu Perlu Mencoba Mendaki mekongga

Pegunungan mekongga merupakan gugusan gunung yang mempunyai banyak puncak dan Gunung Mekongga adalah gunung tertinggi 2.620 mdpl (Bakosurtanal).  Kawasan pegunungan ini merupakan jajaran pegunungan Verbeck yang puncak-puncaknya terdiri dari jenis batuan karst dataran tinggi.

Gunung Mekongga termasuk gunung yang mempunyai rute pendakian yang panjang, dimana setiap pendakian, para pendaki akan menyeberangi lima kali sungai ranteangin. Selama pendakian Kamu akan disuguhkan pemKamungan hutan rimba yang masih alami.

Titik awal pendakian adalah dari Dusun Surolako, Desa Rantebaru di Kecamatan Ranteangin Kabupaten Kolaka Utara, yang dapat dicapai dengan kendaraan roda empat sekitar empat jam dari kota Kolaka. Inilah 5 alasan kenapa kamu harus mendaki gunung mekongga.


1. Jalurnya Menantang
Beda dengan gunung lainnya di Indonesia yang bisa didaki selama 1 hari atau 2 hari saja, untuk sampai ke puncak mekongga, Kamu harus menyiapkan waktu kurang lebih 5 hari. 3 hari menuju puncak dan 2 hari untuk turun, total jarak yang akan dilewati sejauh ± 70 KM, maksimal bisa sampai 7 hari pendakian. Walaupun Jalurnya yang panjang, rute pendakian akan terasa bervariasi karena adanya sungai ranteangin.

2. Segarnya Sungai Ranteangin
Tidak banyak gunung yang menawarkan sungai seperti mekongga. Para pendaki diwajibkan menyebrangi beberapa kali sungai untuk sampai ke pos 1, dan tidak ada alternative jalur lain. Banyak pendaki selalu menyempatkan waktu untuk menikmati segarnya air sungai, dengan berenang atau minum kopi dipinggi sungai.

3. Ada Kampung Jin
Masyarakat setempat meyakini kalau gunung mekongga merupakan tempat kerajaan jin, tepatnya di daerah bebatuan yang disebut dengan nama Mosero-sero. Di tempat ini terdapat sebuah batu seperti meriam dan menghadap ke arah Kiblat yang diyakini sebagai pintu alam jin.

4. Minum Dari Air Danau Cocacola
Karena warnanya seperti air cocacola sehingga danau ini dinamakan danau cocacola. Danau yang separuhnya tertutup lumut ini adalah tempat istrahat pendaki dan tempat mengambil persediaan air untuk menuju ke pos berikutnya.


5. Kaya Akan Flora Fauna
Tidak hanya mendaki, kamu juga bisa bertemu/mengamati beberapa jenis dari flora fauna yang ada sepanjang perjalanan. Beberapa jenis yang bisa kamu jumpai seperti, Anoa (sapi kecil) dataran tinggi, Tarsius, Tawon Raksasa, Rangkong Sulawesi, Elang Hitam Sulawesi, Bunga edelweis, Berbagai macam jenis anggrek, hoya (tumbuhan merambat), Kantung semar dll. Hutan yang masih rapat membuat banyak peneliti dari berbagai Negara datang untuk meneliti disini. Kapan ke mekongga?
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post