Penanaman bibit pohon dikawasan taman hutan rakyat nipa nipa.

Tepatnya dipuncak vikto yang dilakukan oleh komunitas PERISAI (Perhimpunan organisasi Pencinta Alam Kota Kendari) telah menanam 500 bibit dari jenis pohon mahoni, tranbesi dan pohon tanjung. PERISAI bekerjasama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Sultra memilih lokasi tahura nipa nipa sebagai tempat penanaman bibit, karena lokasi puncak vikto ini sudah sangat gersang. tidak dapat dipungkiri, air terjun yang berada dibawah puncak tahura ini, masih merupakan objek wisata terpopuler dikalangan anak muda maupun komunitas penggiat alam terbuka. aktivitas ngecamp yang dilakukan hampir setiap akhir pekan dipuncak ini, membuat pohon pohon disekitarnya terancam dan mati. bahan untuk membuat api unggun dan mendirikan tenda memakai kayu/pohon disekitar puncak, selain itu juga, masih ada aktivitas pembukaan lahan untuk berkebun dari warga setempat, hal inilah yang menjadikan puncak tahura ini tiap tahunnya menjadi semakin gersang.  

"langkah ini kami lakukan sebagai wujud program rutin, yang kedepannya akan menjadi prioritas utama kami dalam mewujudkan kendari kota hijau, kami juga akan melakukan penanaman ditiap bulannya dilokasi yang berbeda beda melalui hasil survei teman teman dalam menentukan lokasi mana yang sudah layak untuk ditanami pohon" tegas Muswanto Ketua PERISAI kendari.


PERISAI didirikan pada tahun 2013, yang sebelumnya merupakan pengganti nama SEKBER (Sekretariat Bersama) Pencinta Alam Kota Kendari, didalamnya terdiri dari 85% oraganisasi pencinta alam sekota kendari baik MAPALA dan KPA. PERISAI yang fokus pada aksi lingkungan dan kegiatan alam terbuka mulai tampil sebagai leader pemuda mewujudkan kota hijau.
Previous
Next Post »
Comments
0 Comments

Artikel Lainnya